SITEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN HANDPHONE MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING

Authors

  • ferdi pratama universitas adzkia
  • Wendi Marsa Putra
  • Afrizal Noer
  • Adri Iqbal

Keywords:

sistem pakar, kerusakan handphone, forward chaining, diagnosis, berbasis web

Abstract

handphone menggunakan metode Forward Chaining. Meningkatnya penggunaan smartphone menyebabkan tingginya potensi terjadinya kerusakan, baik pada perangkat keras maupun perangkat lunak, sementara sebagian besar pengguna tidak memiliki pengetahuan teknis untuk mengenali jenis kerusakan sejak dini. Akibatnya, pengguna cenderung langsung membawa perangkat ke teknisi yang dapat berdampak pada meningkatnya waktu dan biaya perbaikan. Sistem pakar ini dikembangkan untuk memberikan diagnosis awal berdasarkan gejala yang dialami oleh pengguna. Metodologi penelitian meliputi identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data melalui wawancara dengan teknisi handphone, perancangan sistem, implementasi metode inferensi Forward Chaining, serta pengujian sistem. Representasi pengetahuan dilakukan melalui basis pengetahuan yang terdiri dari data gejala, jenis kerusakan, dan aturan IF–THEN. Metode Forward Chaining bekerja dengan melakukan penalaran dari fakta awal berupa gejala yang dipilih pengguna hingga menghasilkan kesimpulan diagnosis. Pengujian sistem dilakukan dengan membandingkan hasil diagnosis sistem dengan hasil diagnosis teknisi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pakar mampu menghasilkan diagnosis yang sesuai dengan diagnosis teknisi, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibangun berjalan dengan baik dan akurat. Sistem pakar ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam memperoleh informasi awal kerusakan handphone secara cepat dan efisien.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

pratama, ferdi, Wendi Marsa Putra, Afrizal Noer, & Adri Iqbal. (2026). SITEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN HANDPHONE MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING. Jurnal Rekayasa Sistem Komputasi Dan Manajemen, 2(1), 13–22. Retrieved from https://resikom.adzkia.ac.id/index.php/resikom/article/view/62